Senin, 03 Februari 2014

Artis Bali Gali Dukungan Untuk Caleg?

0 komentar
Bali _ Tahun 2014 adalah tahun panas, di mana akan ada 2 Hajatan besar, yaitu Pilleg 9 April 2014 dan Pilpres 9 Juli 2014. Para Calon Legislatif (CALEG) mulai berburu suara, membujuk hati masyarakat untuk bisa memilihnya nanti saat pencoblosan. Salah satu cara Caleg untuk berkampanye adalah melalui lagu. Dengan membujuk penyanyi/artisnya menyanyikan lagu dukungan, tentu harapannya fans dari artis itu akan tertarik untuk memilih Caleg dimaksud. Selain itu, guna promosi di media elektronik tidak akan memakan biaya yang terlalu besar, karena tidak masuk dalam iklan, namun masuk ke klip lagu Bali, otomatis tidak melanggar aturan Kampanye mendahului. Cerdas memang.

Adalah I Wayan Koster, salah satu Caleg dari Bali untuk DPR-RI, menggunakan taktik ini untuk berkampanye. Tidak hanya di 2014 ini Koster borong Artis Bali untuk menggali dukungan masyarakat dalam kampanyenya. Di Tahun 2009 lalu Ray Peni dan Lawak Bondres Dwimekar Buleleng yang menjadi ikon artis Bali yang masuk dalam kampanyenya. Nah di tahun 2014 ini, Koster tidak tanggung-tanggung menggaet artis-artis Bali, seperti Mr. Botax, Ayu Wiryastuti, Gung Galih, Adi Wisnu, Kejoer dan Joni Pet, Mang Senior, dan tentunya ada Ray Peni juga. Wow.. banyak sekali artis Bali yang diborong pak Koster 2014 ini.

Hal ini tidak sengaja saya lihat ketika sedang berselancar di YouTube mencari video-video lagu Bali terbaru, ketika saya keting Mang Senior, ehh.. nongol di related postnya ada video dengan gambar berlatar merah yang ada gambarnya pak Koster. Wah canggih memang, ternyata yang menguploud video2 itu adalah Pak Wayan Koster sendiri melalui akunnya di YouTube. Tidak hanya Facebook dan Twitter yang menjadi media sosial online gratis bagi Caleg untuk beriklan dan bersosialisasi, ternyata mereka sudah merambat ke Youtube juga. Luar biasa memang.

Namun yang menjadi pertanyaan saya selaku pecinta lagu-lagu Bali, kenapa artis2 ini berani menjadi alat kampanye dari caleg? Apa tidak takut akan ditinggal penggemar? Secara orang jaman sekarang sedang tidak lagi percaya dengan iklan2 omong kosong yang memanfaatkan keadaan semacam itu. Atau mungkin, artis bersangkutan lagi sepi JOB? sehingga mau dijawat untuk menyanyi dalam rangka kampanye? 

Seharusnya artis Bali punya idialisme yang kuat dalam tujuan bernyanyinya. Kalau saya sendiri mohon maaf, tidak respek dengan artis yang menjadi alat kampanye dari Caleg. Bagaimana dengan anda?? Hemm... apa pun itu, Sameton Bali ambil positifne manten, pilih melah-melah, buka nuduk buah gatepe, ane misi laan duduk, ane puyung laan kutang. (DJ JUL)

Posting Komentar